kau
adalah sebuah luka
kau
goresan yang ingin aku hapus
sebuah
kata yang tak ingin lagi aku sebut
sebuah
memori yang ingin kubuang jauh
yang
pernah terindah kini jadi penyesalan
akhir
yang tak mau kuulang lagi
bagaimana
mungkin dapat kembali
mengaku
sayangpun aku tak sudi
jangan
tanyakan dendam ini
pun
jangan meminta aku maafkan
tiada mampuku menjelaskan bahwa
luka itu menyakitkan
namun
dibenciku, kuyakin kau percaya
kubuang
kenangan tentangmu
menjadi
debu yang tertabur tanpa arah
mengalir
di sungai tak bermuara
biarkan
ini, menjadi epilog kisah kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar