Minggu, 06 September 2015

Beda


dirimu, diriku
kita beda tapi tetap satu
hargai ini sebagai keindahan
sebab hal yang sama itu membosankan

dirimu, diriku
kita beda tapi sama yang dituju
merah, kuning, hijau, biru
semua ada dalam satu rambu

dirimu, diriku
walau beda dalam satu waktu
gelap selangit jadi menarik
dihias terang titik per titik

aku, kau, memang beda
disinilah indahnya kita
berbaur dalam satu rasa
berirama merayu semesta

Satu rasa satu warna, Kita beda tetap bersama.

Selasa, 01 September 2015

Epilog Kisah Kita





kau adalah sebuah luka
kau goresan yang ingin aku hapus
sebuah kata yang tak ingin lagi aku sebut

sebuah memori yang ingin kubuang jauh


yang pernah terindah kini jadi penyesalan
akhir yang tak mau kuulang lagi
bagaimana mungkin dapat kembali
mengaku sayangpun aku tak sudi


jangan tanyakan dendam ini
pun jangan meminta aku maafkan
tiada mampuku menjelaskan bahwa luka itu menyakitkan
namun dibenciku, kuyakin kau percaya


kubuang kenangan tentangmu
menjadi debu yang tertabur tanpa arah
mengalir di sungai tak bermuara
biarkan ini, menjadi epilog kisah kita.