Primadona
Kota Aimas
Cerminan
seorang Putri dalam Kisah Raja Raja
Senyumnya
indah walau hanya sedikit bicara
Mendekatimu
bukan sekedar ambisi
Ini
natural dari dalam sanubari
Entah
darimana rasa ini
Datang
begitu saja bagai hujan menjatuhi bumi
Kutahu
cinta itu energinya dahsyat
Yang
mengalaminya merasakan getaran hebat
Apalagi
yang menyimpannya dalam-dalam
Rindu
di hati meledak serupa zat Amomonia bertemu Asam
Kukejar
lagi, dan lagi lagi kukejar
Hingga
batas antara kita menjadi samar
Kegigihanku
tak kalah dari Wright bersaudara
Si
penemu pesawat yang berkali-kali jatuh dan terluka
Mimosa,
begitu aku menyebutmu
Karna
aku tak tahu siapa namamu
Kusapa
kau namun hanya tersenyum ragu
Aku
tak mampu membaca raut di wajahmu
Bisakah kita bersua walau sejenak?
Aku
hanya ingin mengenalmu
Kumohon
jangan bilang tidak
Aku
sangat ingin mengenalmu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar